Jakarta, 6 Mei 2025 – PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi (PLN Pusertif) melaksanakan kegiatan refreshment Pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat budaya keselamatan kerja dan keandalan sistem ketenagalistrikan di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman, kompetensi, dan kesadaran seluruh insan ketenagalistrikan terhadap pentingnya penerapan SMK2 secara konsisten dan berkelanjutan. Melalui refreshment ini, peserta diberikan pembaruan materi, penguatan aspek regulasi, serta praktik terbaik dalam implementasi keselamatan di lingkungan kerja.
Dalam pelaksanaannya, PLN Pusertif bersama Dirjen Ketenagalistrikan menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas ketenagalistrikan. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk melindungi tenaga kerja, tetapi juga untuk memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara regulator dan pelaku industri dalam menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama terhadap penerapan SMK2. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan implementasi keselamatan ketenagalistrikan dapat berjalan lebih optimal dan terukur.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh insan ketenagalistrikan memiliki pemahaman yang sama terhadap pentingnya keselamatan kerja. SMK2 bukan hanya kewajiban, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap proses kerja,” ujar PLH General Manager PLN Pusertif, Tessa Puji Aryani.
Lebih lanjut, Tessa menambahkan bahwa peningkatan kompetensi melalui pelatihan seperti ini menjadi kunci dalam menghadapi dinamika industri ketenagalistrikan yang terus berkembang.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap insan PLN Pusertif tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan kerja. Dengan begitu, kita dapat menghadirkan layanan ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan upaya PLN dalam mendorong penerapan Gaya Hidup Listrik sebagai bagian dari transformasi menuju energi bersih,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di sektor ketenagalistrikan. Dengan kompetensi yang terus diperbarui, diharapkan setiap individu mampu menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks, termasuk dalam mendukung transisi energi dan penguatan budaya Gaya Hidup Listrik di masyarakat.
PLN Pusertif menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan kompetensi, sertifikasi, serta pengujian di sektor ketenagalistrikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang aman, andal, dan berstandar tinggi, sekaligus mendukung pemanfaatan energi listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kapasitas, PLN Pusertif optimis bahwa penerapan SMK2 yang kuat akan menjadi pondasi dalam mewujudkan sistem ketenagalistrikan yang unggul, aman, dan berkelanjutan, serta mendorong masyarakat untuk semakin menerapkan Gaya Hidup Listrik dalam kehidupan sehari-hari.

